pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Publikasi
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Sekolah 3T di NTT Rasakan Dampak Langsung Digitalisasi Pembelajaran
Sekolah 3T di NTT Rasakan Dampak Langsung Digitalisasi Pembelajaran

Diterbikan pada: 18 Maret 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Kabupaten Malaka, NTT, 18 Maret 2026 - Praktik digitalisasi pembelajaran di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Provinsi Nusa Tenggara Timur/NTT membuahkan hasil yang menggembirakan. Menurut pengakuan tenaga pendidik di SMPN Wederok, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), capaian hasil pembelajaran murid setelah menggunakan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif digital (PID) menunjukkan hasil yang lebih memuaskan dibandingkan sebelumnya. 

Theobaldus Banafanu, Guru IPS di SMPN Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, mengatakan, kehadiran super aplikasi Rumah Pendidikan, IFP, dan akses Starlink sejak awal tahun ini, telah memunculkan semangat belajar mengajar pada 139 murid di sekolahnya. Adapun Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sementara untuk IFP dan akses internet disediakan Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

“Sebelumnya, buku ajar itu terbatas. Jadi kalau pegang buku, murid tak bisa menyimak dengan baik. Sekarang dengan ada PID sejak Januari 2026 lalu, guru tinggal browsing saja untuk perlihatkan wujud yang dibahas seperti apa. Intinya, kami, guru dan murid. dimudahkan segalanya saat di kelas,” katanya saat diwawancara, Rabu (18/3).

Proses pembelajaran tersebut, berimbas pada hasil ujian mingguan murid yang menurutnya mulai ada kenaikan. Jika sebelumnya rata-rata kelas di kisaran 60, maka sekarang sudah ada pada rerata 75-80. Sebab, murid lebih memahami materi pembelajaran. 

Peningkatan kualitas dan sarpras bahan ajar, menurut Theobaldus selaras dengan karakter anak didiknya. Sekalipun berasal dari 3T, dengan mayoritas orang tua mereka adalah petani jagung, padi, dan kopra, namun sebagian besar sudah familiar dengan ponsel pintar. 

Theobaldus melanjutkan, sentuhan digitalisasi pada sarana prasarana pembelajaran, membuat murid tak mengantuk dan merasa kesulitan memahami materi. Semisal jika harus ada ice breaking, guru tinggal akses Youtube dan ikuti gerakan bersama. Dulu, cara ini dilakukan manual oleh guru di mana materinya harus diunduh dulu dan setelah itu gerakan dilakukan bersama. 

“Kami sangat bangga dengan apa yang diberikan pemerintah ke sekolah di wilayah 3T seperti kami. Murid tidak mengantuk lagi di kelas. Kami guru pun lebih antusias karena tak hanya ajarkan teori di atas kertas tapi juga mudah memperlihatkannya di papan digital,” sambungnya. 

Tak ketinggalan, ia juga bercerita tentang antusiasmenya saat mengikuti materi Training of Trainer (ToT) terkait presentasi menggunakan Canva dari dua rekan gurunya. Setelah selesai mengikuti materi, Theobaldus meyakini dapat menerapkan materi tersebut kepada anak didik dengan berbagai situasi di seluruh penjuru tanah air.   

"Dengan kehadiran satu PID didukung super aplikasi Rumah Pendidikan dan akses internet Starlink maka utilisasi per papan masih jadi terbatas rata-rata satu kelas sekali per minggu. Tentu harapannya agar sarana-prasarana ke sekolah 3T ini terus diperbanyak jumlahnya," harap dia. 

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha mengatakan, praktik baik di NTT adalah bukti nyata hasil semangat dari paradigma pembelajaran yang terus berkembang maju dan kekinian dengan mengubah konsep schooling menjadi learning.  

“Perubahan mindset ini membuat pembelajaran tidak lagi di ruang kelas tidak lagi terbatas. Pembelajaran dapat berlangsung di mana saja dan kapan saja. Dengan pendekatan learning, proses belajar bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun,” jelasnya.
 
Menurut Kapusdatin, setelah perubahan pola pikir, maka diperlukan kolaborasi berkelanjutan. Sebab, jumlah pengembang teknologi pembelajaran di Indonesia mencapai hampir 3 ribu orang yang tersebar di sejumlah kementerian dan lembaga. Oleh karenanya, ekosistem ini harus saling mengenal dan menguatkan.*** (Penulis: Tim Pusdatin, Destya/Editor: Denty A., Seno H./Dokumentasi: Tim Kemendikdasmen)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 223/sipers/A6/III/2026

Penulis: Kontributor BKHM

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Pemerintah Salurkan Aneka Tunjangan untuk 1,6 Juta Guru ASND Senilai Rp18 T di Awal 2026

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru

Diterbitkan pada : 18/03/2026

Gambar Konten Terkait
Kemendikdasmen Perkuat Karakter & Literasi Digital Pelajar Melalui Forum Virtual Pak Menteri Menyapa

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Badan Bahasa Kepemilikan Konten BSKAP Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Ruang Bahasa Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Itjen Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Sastrawan Kepemilikan Konten Pegiat Literasi Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan Kepemilikan Konten Pembangunan Bahasa dan Sastra

Diterbitkan pada : 17/03/2026

Gambar Konten Terkait
Puluhan Ribu Buku Bacaan Terbitan Kemendikdasmen dan Buku Bacaan Digital Disambut Antusias Pemudik

Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Badan Bahasa Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Ruang Bahasa Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah PAUD Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Sastrawan Kepemilikan Konten Pegiat Literasi Kepemilikan Konten Pembangunan Bahasa dan Sastra

Diterbitkan pada : 17/03/2026