Diterbitkan pada: 13/03/2026
Jakarta, Kemendikdasmen -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, resmi melantik Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah. Pelantikan Dewan Pendidikan Nasional ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, akademisi, serta tokoh pendidikan untuk bersama-sama memberikan kontribusi pemikiran dalam pembangunan pendidikan nasional. Ke depan, Dewan Pendidikan Nasional diharapkan dapat menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memastikan kebijakan pendidikan dasar dan menengah semakin relevan, adaptif, serta berpihak pada peningkatan kualitas pembelajaran bagi seluruh peserta didik di Indonesia. Pembentukan dan pelantikan dewan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola, arah kebijakan, serta penguatan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut Mendikdasmen menegaskan pentingnya peran Dewan Pendidikan Nasional sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan pendidikan. “Seharusnya badan ini sudah dibentuk paling tidak dua dekade yang lalu. Namun, karena berbagai hal, baru kali ini kita berhasil membentuknya. Kami menyadari sepenuhnya bahwa tantangan pendidikan di masa kini dan mendatang sungguh sangat berat,” ujar Menteri Muti. Dewan Pendidikan Nasional diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pertimbangan, rekomendasi, dan masukan terhadap berbagai kebijakan pendidikan, sehingga penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan lebih partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran bagi seluruh peserta didik. Ia menegaskan bahwa para anggota yang dilantik adalah sosok-sosok yang memiliki kapasitas dan dedikasi tinggi. “Kami membutuhkan valuable input dari lapangan, karena seringkali realitas di lapangan berbeda dengan apa yang terlihat dari belakang meja kerja. Kami membuka diri sepenuhnya agar dapat bekerja lebih baik lagi demi mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya. Nantinya, sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 57 Tahun 2026, Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki tugas sebagai mitra strategis yang akan membantu kementerian dalam menjalankan fokus utama kementerian ke depan yang meliputi penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan, peningkatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta pemerataan akses bagi anak-anak Indonesia yang masih terkendala faktor geografi maupun fisik. Selain menjadi mitra, Dewan Pendidikan Nasional juga pengawas independen dari kementerian.*** (Penulis & Dokumentasi: Tim BSKAP / Editor: Stephanie, Denty)
Penulis: Stephanie Westiana
Editor: Denty Anugrahmawaty